OPINI
BENARKAH GEOGRAFI PENTING DIAJARKAN DISEKOLAH MULAI TINGKAT SD?????
Oleh : Muhammad Zulfi Al’Ghani, M.Pd
(Dosen Universitas Negeri Makassar)
Rabu, 27 Mei 2026
Perubahan lingkungan yang terjadi di berbagai wilayah saat ini, seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, pencemaran, dan perubahan iklim, menunjukkan bahwa kesadaran disemua elemen masyarakat terhadap lingkungan perlu dibangun sejak usia dini. Salah satu cara yang efektif untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui pengenalan geografi pada tingkat satuan Pendidikan Dasar. Geografi tidak hanya mengajarkan tentang peta, gunung, sungai, atau wilayah, tetapi juga membentuk pemahaman mengenai hubungan antara manusia dan lingkungannya.
Pada usia Sekolah Dasar, anak-anak berada dalam fase perkembangan yang sangat penting untuk membentuk pola pikir dan perilaku. Jika sejak dini mereka diperkenalkan dengan konsep lingkungan, sumber daya alam, dan pentingnya menjaga keseimbangan alam, maka akan tumbuh rasa ingin tahu yang lebih untuk mengeksplorasi alam sekitarnya yang nantinya perlahan tumbuh tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar secara otomatis. Pembelajaran geografi dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai tersebut secara sistematis, berjenjang dan berkelanjutan.
Geografi memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang ruang tempat mereka hidup. Melalui pengenalan lingkungan sekitar, siswa dapat mengetahui karakteristik wilayahnya, potensi sumber daya yang dimiliki, serta berbagai permasalahan lingkungan yang mungkin terjadi. Dengan memahami kondisi lingkungannya, siswa akan lebih peduli terhadap upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan secara bijaksana pada tujuan akhirnya.
Selain itu, pembelajaran geografi dapat mengembangkan kemampuan observasi dan berpikir kritis siswa. Anak-anak dapat diajak mengamati kondisi sungai di sekitar sekolah, mengidentifikasi jenis sampah yang ditemukan, atau mengenali perubahan cuaca yang terjadi di lingkungan mereka, dan lain sebagainya yang disesuaikan dengan kontekstual wilayah masing-masing. Aktivitas semacam ini membantu siswa memahami bahwa lingkungan bukan hanya objek yang dipelajari, tetapi bagian penting dari kehidupan yang melekat dan harus dijaga bersama.
Kesadaran lingkungan yang dibangun melalui geografi juga dapat mendorong terbentuknya perilaku ramah lingkungan. Misalnya, siswa akan lebih memahami pentingnya membuang sampah pada tempatnya, menghemat penggunaan air, menanam pohon untuk stock karbon, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun rumah. Perilaku-perilaku sederhana tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, pengenalan dan pembelajaran geografi khususnya pada hal-hal terkait lingkungan memiliki peran yang semakin strategis. Anak-anak perlu memahami bahwa berbagai peristiwa alam yang terjadi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor alam, tetapi aktivitas manusia memiliki peranan yang sangat besar. Dengan demikian, mereka dapat menyadari bahwa setiap tindakan sekesil apapun yang dilakukan memiliki dampak terhadap lingkungan, baik dalam skala lokal maupun global.
Pengenalan geografi sejak pendidikan dasar juga dapat memperkuat kecintaan siswa terhadap daerah dan negaranya. Melalui pembelajaran tentang keragaman bentang alam, budaya, dan sumber daya di berbagai wilayah misalnya, siswa akan memahami betapa kayanya Alam Indonesia dan pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia tersebut. Kesadaran ini menjadi modal penting dalam membangun generasi yang memiliki rasa kecintaan, memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan bangsa.
Sayangnya, dalam praktiknya, materi geografi pada tingkat dasar sering kali masih terintegrasi secara terbatas dalam mata pelajaran lain. Akibatnya, pemahaman siswa mengenai konsep-konsep keruangan dan lingkungan belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan materi geografi dalam Kurikulum pendidikan dasar agar tujuan pembentukan kesadaran lingkungan dapat tercapai dengan lebih efektif.
Pendidikan geografi di sekolah dasar sebaiknya tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada pengalaman langsung yang dalam aktivitas sekolah dapat diukur. Kegiatan seperti kunjungan lapangan, pemetaan lingkungan sekolah, pengamatan cuaca setiap hari, atau proyek penghijauan di sekolah masing-masing dapat menjadi metode pembelajaran yang menarik dan bermakna. Melalui pengalaman nyata, siswa akan lebih mudah memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya di lingkungan sekolah maupun rumahnya tetapi dimanapun dia berada.
Pada akhirnya, mengajarkan geografi sejak tingkat satuan pendidikan dasar merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan. Geografi mampu membentuk generasi yang memahami hubungan antara manusia dan alam, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab dan bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya alam. Dengan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendidikan geografi, kita sedang mempersiapkan generasi masa depan yang lebih peduli, berwawasan lingkungan, dan mampu menjaga kelestarian bumi untuk kehidupan yang berkelanjutan.